KULTWIT
You are here: Home » Kultwit » Akhirnya rumah ibadah dijual juga…

Akhirnya rumah ibadah dijual juga…

Saya lebih percaya bisa menitipkan umat agama kepada @aniesbaswedan yang belajar filsafat daripada yg belajar bangunan.

Jakarta tidak perlu uang.. sudah terlalu banyak uang… Jakarta memerlukan imajinasi.. dan itu ada di @aniesbaswedan ..

Kalau bicara menghadapi pengusaha secara lebih berwibawa saya lebih percaya @sandiuno karena sudah pengalaman..

Saya yakin @sandiuno gak bakalan jadi kacung pengembang… karena dia tahu akal pedagang…

Jadi kombinasi @aniesbaswedan dan @sandiuno adalah kombinasi ideal… Imajinasi dan kerja cerdas..

DKI ini dirusak oleh 1 dari 2 jenis pemimpin; yang mikir tanpa kerja dan yang kerja tanpa mikir.. pasangan 3 adalah kombinasi ideal.
Apa yg kita bayangkan dengan kota ideal… Ibukota sebuah komunitas besar… Negara muslim.. Kita plural.. Banyak lagi..

Karena gak punya imajinasi nemplok aja ingin bikin Singapura… Kota tanpa orang miskin…

Lalu orang miskin mau digusur… Luar Batang dan Kampung Akuarium yg berumur 3 abad mau dihilangkan.. Kumuh katanya..

Katanya gak punya surat… Kasi surat dong… Katanya reforma agraria.. Lah kenapa orang yg sudah berabad-abad digusur?

Capek-capek cari orang di ujung dunia mau dikasi sertifikat tapi yang di depan mata diusir karena dilirik konglomerat..

Ini yang saya sebut kematian imajinasi… Hantam kromo dan tabrak sana sini..

Merasa punya kuasa karena dibela presiden lalu pakai aparat gusur sana sini… Dulu bilang mau contoh Solo gak ada penggusuran..

Mari kita sadar diri…
Ini bukan Indonesia…
Negeriku tidak begini
Pemimpin ku gak begini..

Jakarta harus menjadi kiblat akal tentang cara menata negeri ini.. Pakai akal budi… Pakai nurani…

Petahana menyebalkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top