KULTWIT
You are here: Home » Kiprah » Catatan Pidato Ucaoan Selamat Dari Fahri Hamzah Pada Peresmian SMA Internasional Dea Malela

Catatan Pidato Ucaoan Selamat Dari Fahri Hamzah Pada Peresmian SMA Internasional Dea Malela

Kampung Olat Utuk-Sumbawa, 10 Juli 2017

1. Assalamu’alaikum Wr.Wb.

2. Pak Dien Pak Ketua MPR, para pejabat negara, para Ustadz dan masyaikh serta seluruh hadirin yang saya muliakan.

2. Kita berada di satu tempat yang didalamnya memiliki makna dalam sejarah

2. Sejarah tentang tekad dan kesunggyuhan niat. Sejarah pencarian. Dan sejarah tentang cita-cita

3. Dea Malela ini adalah sejarah orang bugis dan Sumbawa yang berjuang untuk syiar Islam. Dan membawa perjuangannya hingga ke daratan Afrika

4. Itulah kekuatan cita-cita. Kekuatan perjuangan dan perwujudan dari seluruh harapan.

5. Dan manusia-manusia seperti itu, dalam kurun sejarah Indonesia, kadang banyak kadang sedikit. Atau kadang sedikit sekali

6. Orang-orang yang tadi disebut oleh Prof Muhadjir sebagai orang gila. Tapi orang gila yang “benar”. Sebab ada jenis gila yang gila beneran.

7. Dan saya kira, Pak Dien (Syamsudin) mengingatkan dan mengajarkan hal itu kepada kita.

8. Bahwa Allah Maha Besar. Tidak ada yang mustahil jika kita tancapkan bersama niat kita. Bersama kekuatan azzam (kehendak) dan cita-cita.

9. Saya yakin, tempat ini akan menjadi “the valley of civilization”. Lembah peradaban. Tempat pikiran dikembangkan. Tempat cita-cita ditanamkan. Temoat niat dan keyakinan dihujamkan.

10. Sekuat-kuatnya dan sedalam-dalamnya. Kepada anak-anak kita yang tadi begitu banyak datang.

11. Dan insya Allah mereka akan menjadi pilar. Bagi peradaban baru Indonesia. Yang besar. Yang penuh dengan cita-cita dan harapan.

12. Tahun 1816. Atau sebagian mengatakan 1815. Pada tanggal 16 April, Gunung Tambora meletus. Seluruh dunia kaget dengan apa yang terjadi.

13. Satu tahun di Eropa gelap. Musim panasnya hilang. Eropa membeku. Karena debu yang menutupi daratan Eropa akibat letusan Gunung Tambora.

14. Kira-kira itu juga adalah perlambang. Bahwa Sumbawa sanggup untuk mempengaruhi dunia. Membuat dunia berpindah “kiblat”nya.

15. Dan insya Allah, tempat ini juga akan menjadi tempat yang sama.

15. Saya kira itu saja pujian dari saya. Karena, saya mikir-mikir dari tadi. Begitu gampang kita menjadi politisi.

16. Menjadi anggota DPR, kampanye, kembali terpilih, sudah ada kursinya. Sudah ada mejanya. Sudah dapat gaji. Ada juga yang korupsi.

17. Jadi bupati juga begitu. Kampanye. Bikin poster kesana kemari. Begitu terpilih, sudah dapat rumah dinas. Dapat mobil dinas. Dapat ajudan.

18. Jadi Presiden saya lihat juga gampang betul. Begitu dilantik, aparat sudah siap. Sipil dan militer lompat dan loyal kepadanya.

19. Tapi lembah seperti ini. Apa coba fasilitasnya. Kalau bukan karena orang itu di dalam dirinya ada kekuatan dan punya pikiran akan apa yang akan terjadi esok

20. Tapi kita politisi-politisi ini jangan belagu. Yang dibuat oleh Pak Dien Syamsudin, inilah yang lebih nyata. Satu kekuatan keberanian, terhadap keyakinan dan cita-cita.

21. Jadi, barangsiapa yang ingin bermimpi, datanglah kesini. Nanti diatas gedung sekolah kita bikin, itu tempat orang bermimpi.

22. Jadi, kalau ada pejabat yang mulai ngelantur tidak jelas ngomongnya, suruh datang kesini. Biar kembali punya mimpi. Kembali punya cita-cita dan kembali punya harapan.

23. Atau kalau mau datang lihat “orang-orang gila” yang punya keberanian dengan niat dan cita-citanya, juga datanglah ke Dea Malela ini

24. Makanya saya sebut ini “The Valley of Civilization”. Lembah peradaban masa depan kita

25. Saya kira itu. Sekali lagi selamat kepada semua niat. Wabillahi taufiq wal hidayah. Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

viewporntube indobokep
Scroll To Top