KULTWIT
You are here: Home » Kultwit (page 2)

Category Archives: Kultwit

Feed Subscription

VIRUS HAMBA TUHAN

Pagi sahabat, Assalamualaikum, Salam damai dan berkah.. Jangan lupa jaga kesehatan… Ini hari-hari orang cemas karena persebaran virus dan penyakit.. Maka tak ada kata lain, jaga kesehatan jiwa raga.. Terus bekerja menjadi yang terbaik di tempat kita masing-masing. Bismillah…! Dalam sains, virus dapat disebut sebagai mikroorganisme yang meng-infeksi sel. Bisa juga disebut senjata biologi atau apapun yang bekerja secara ilmiah. ... Read More »

PROF HAEDAR DAN MODERASI

Baru membaca pidato guru besar Prof Haedar Nashir tentang Moderasi Indonesia. Suatu tawaran yang adil bagi negara agar jangan salah dalam melawan fenomena radikal dan ekstremis dengan radikalisme yang sama.. Radikalisme itu terjadi pada agama tapi juga pada negara. Saya teringat Pidato Bung Karno Di Kongres Amerika Serikat 17 Mei 1956. Di sana beliau memperkenalkan Pancasila sebagai “the five guiding ... Read More »

ANTARA KOMUNISME DAN KHILAFAH

Setahu saya, dalam sejarah Indonesia, kata “PKI” dan “Komunis” tidak pernah dilarang. Padahal PKI pernah mendalangi tragedi kebangsaan berkali-kali dan diinspirasi oleh komunisme sebagai ideologi. PKI itu nyata, ada dan pernah berkuasa dan menentukan arah bangsa. Mungkin sekarang kubu sekuler radikal di negeri ini sudah tidak takut dengan bangkitnya PKI atau dianutnya kembali paham komunis dalam politik. Tapi, di dunia ... Read More »

TENTANG PERCERAIAN

Sayangilah kekasihmu sekedarnya sebab kelak kau akan membencinya. Bencilah musuhmu sekedarnya sebab esok kau akan jatuh cinta padanya. Tetaplah jaga bahwa keseluruhan jiwa dan cintamu hanya bisa direbahkan pada-Nya Yang Maha indah. Karena yang lain adalah fana. Yang lain fatamorgana. Pernikahan adalah kontrak sadar antara dua orang dewasa… Perempuan pada awalnya diwakilkan wali agar aqadnya lebih rasional dan posisi tawar ... Read More »

CARA BEKERJA NEGARA HUKUM

Yuk mari kita belajar Cara Kerja Negara Hukum sebagaimana yang kita sepakati dalam konsepsi Negara Hukum yang demokratis dalam UUD 1945. Jadi Indonesia bukan saja negara hukum, tetapi negara hukum yang demokratis. Kedua konsep itu saling menguatkan. Bukan saling melemahkan. Demokrasi adalah platform kita dalam bernegara. Platform itu makin kuat setelah amandemen ke-4 UUD 1945. Amandemen itu meletakkan konstitusi kita ... Read More »

EKONOMI BOCOR : DARI SOEMITRO KE PRABOWO

Dari pulau Sulawesi, saya ingin menulis soal “Ekonomi Bocor” seperti yang disampaikan oleh calon presiden nomor 02. Sebab beritanya heboh dan calon presiden nomor 01 telah menanggapi sederhana dengan mengatakan, “laporkan saja”. Padahal yang tertangkap sudah banyak. Mari kita membaca alam pikiran Pak Prabowo sebagai calon presiden yang menurut saya punya narasi kuat. Dalam debat capres lima tahun yang lalu, ... Read More »

DOAKAN AHMAD DHANI

Belum bisa tidur, Tadi saya membaca berita @AHMADDHANIPRAST dipaksa memakai rompi tahanan oleh jaksa yang tidak punya hak apapun untuk menahan #ADP setelah dipindah paksa ke Rutan Madaeng bergabung dengan perampok dan narkoba. Seniman dan politisi itu betul2 mau dihancurkan. Di Surabaya, kasus #ADP baru tahap terdakwa dan tidak bisa ditahan. Jaksa PN Surabaya tidak punya hak menahan karena kasus ... Read More »

MENGADILI UJARAN KEBENCIAN, SAAT WASIT TURUN GELANGGANG

Sejak delik memaki, ujaran kebencian, dll, digiatkan masuk ruang sidang dan dipidanakan, kita terjebak pada debat omong kosong. Seolah kita bangsa yang gak punya sejarah dan kebudayaan. Apa sih yang diributkan? Omong kotor dan memaki itu nyata. Memaki itu ada sejak manusia ada di dunia, karena dalam keaktifan manusia terjadi persentuhan, secara fisik, akal sampai perasaan. Lalu lahir tensi. Lahir ... Read More »

HUKUM YANG SEDANG JADI HAMBA KEKUASAAN

Kepada kalian yth. Ini surat untuk kalian, tapi aku tidak tau siapa persisnya kalian. Kalian seperti antara ada dan tiada, sulit dijelaskan. Maka mungkin ini bukan surat, atau surat tanpa alamat tujuan atau mungkin juga hanya sebuah catatan ringan tentang Negara Hukum kita. Aku menulis untuk mengingatkan kalian yang sedang mabuk. Mungkin, kalian sudah terlalu lama menganggap bahwa hukum adalah ... Read More »

MENGADILI PIKIRAN BUKAN WILAYAH NEGARA

Yang kita cemaskan adalah negara menjadi juru tafsir atas wilayah privat. Negara merampas kebebasan berpendapat atas nama penegakan hukum. Di sini kita wajib merasa khawatir, karena negara direpresentasikan oleh pemerintah yang berpihak/ partisan. Ia bergerak melalui yudikatif yang tidak sepenuhnya mandiri. Kenapa ini terjadi, karena negara tidak siap berdialog secara demokratis dan dewasa. Negara mempersonalisasi kritik. Memang tidak secara langsung. ... Read More »

Scroll To Top