KULTWIT
You are here: Home » Kiprah » DI TENGAH WARGA KAMPUNGNYA DI UTAN SUMBAWA, FAHRI HAMZAH TERKENANG NOSTALGIA MASA KECILNYA

DI TENGAH WARGA KAMPUNGNYA DI UTAN SUMBAWA, FAHRI HAMZAH TERKENANG NOSTALGIA MASA KECILNYA

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengungkapkan rasa syukurnya karena hadir di kampungnya pada bulan Ramadhan ini. Hal itu disampaikan Fahri Hamzah pada saat melakukan dialog dengan warga kampunya di Utan Sumbawa semalam (4/6).

“Bagi kita-kita yang keluar kampung, Ramadhan itu adalah nostalgia yang mengembalikan cinta kita kepada Allah, Rasul, ibadah dan kepada kampung yang tidak mungkin kita lupakan. Saya lahir di utan. Rumah kelahiran masih ada. Tanah ini tempat tanaman tumbuh dan saya makan. Semua masih ada. Keharumannya masih terasa”, kata Fahri Hamzah.

“Kalau saya datang (ke Utan) di musim hujan, lalu tanah di Utan itu mengeluarkan harum yang mendatangkan nostalgia. Mendatangkan cinta”, kenang Fahri Hamzah.

Fahri Hamzah adalah pemuda kelahiran Sumbawa, NTB pada 47 tahun yang lalu. Kemudian Fahri remaja melanjutkan kuliah di Universitas Indonesia sejak 1992. “Saya keluar Utan merantau ke Jakarta tahun 1992. Artinya, saya sudah 25 tahun merantau. Seperempat abad. Sebelum ke Jakarta, saya ke Mataram tahun 1990”, ingat Fahri.

Fahri lalu bercerita tentang masa kecilnya di Utan pada saat Ramadhan:

“Kita menunggu waktu berbuka dan matahari tenggelam. Ditemani oleh lampu yang kecil. 30 tahun seperti itu kenangan kita. Kita pada saat itu tidak punya sumber informasi. Ada TV di puskesmas. TV hitam putih di depan rumah Haji Amin. Kalau malam-malam kita datang nonton. Saya tidur di got depan TV. Sebenarnya kita datang, mau tidur. Karena yang ditonton tidak kita mengerti. Jam 12 atau jam 1 malam, ibu saya datang, menggendong saya yang sudah tertidur di got. Itulah kenangan masa lalu”.

“Kalau kita kembali ke Utan sini pada saat Ramadhan itu, kenangan itu melimpah. Saya sangat berhutang budi pada tanah ini. Pada udara yang segar yang mengisi paru-paru kita dan menguatkannya. Lalu kita ingin pulang dan ingin dimakamkan di tanah ini. Dipeluk tanah kampung ini”, pungkasnya mengenang kampungnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

viewporntube indobokep
Scroll To Top