
| DPR: Tak Percaya Kita Boleh, Tapi Jangan Tak Percaya KPK |
|
|
|
|
Ramadhian Fadillah - detikcom (7 Juli 2008) Dugaan 'Main Mata' DPR-KPK Jakarta - Rapat 'gelap' antara Komisi III DPR dan KPK beberapa waktu lalu dicurigai banyak pihak menghasilkan deal-deal tertentu. Namun wakil rakyat justru meminta agar rakyat percaya pada profesionalisme KPK. "Kalau kalian tidak percaya sama DPR itu boleh, tapi jangan tidak percaya sama KPK," ujar anggota Komisi III dari FPKS Fahri Hamzah saat dihubungi detikcom, Minggu malam (6/7/2008). Soal rapat tertutup, Fahri menjelaskan, di DPR ada rapat yang bersifat tertutup dan ada yang terbuka. "Waktu itu agendanya hanya koordinasi biasa, tidak ada pembahasan soal Bulyan," tambahnya. Politisi asal Sumbawa ini meminta KPK agar tidak melakukan tebang pilih dalam menangani kasus-kasus korupsi. Dengan demikian kepercayaan rakyat pada lembaga pemberantas koruptor ini tidak berkurang. Berbagai versi bocoran rapat Komisi III DPR-KPK beredar. Menurut salah satu sumber, salah satu isi rapat tersebut menyangkut isu intervensi kalangan DPR terkait kasus yang ditangani KPK yang masih gres yakni penangkapan Bulyan Royan, mantan anggota Komisi V DPR. Sumber yang ikut rapat itu juga menyebutkan, kalangan DPR mempersoalkan teknis penangkapan Bulyan dan minta KPK ke depan kalau mau melakukan aksi tangkap tangan harus benar-benar saat pemberian uang. ( rdf / anw ) Dibaca: 124
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




beri komentar untuk artikel ini