
| FPKS: Mahasiswa-Polisi Korban SBY |
|
|
|
|
INILAH.COM (1 Juni 2008) Jakarta - Polisi dan mahasiswa berseteru dalam kasus Unas. Padahal akar permasalahannya kebijakan Presiden SBY menaikkan harga BBM. Jadi polisi dan mahasiswa sebenarnya adalah korban SBY. "Polisi dan mahasiswa adalah korban dari keputusan SBY," kata anggota Komisi III DPR asal FPKS Fahri Hamzah di Jakarta, Sabtu (31/5). Peristiwa Unas, lanjut dia, adalah puncak persoalan gunung es yang ada di dalam masyarakat dan juga di dalam polisi itu sendiri. Mahasiswa, sambung dia, kalau sudah kumpul saat berdemo, rasa takut itu hilang. Sebenarnya yang didemo adalah kebijakan SBY, tapi dianggap polisi itu wakil dari pemerintah. Jadi ada simbolisasi polisi, sehingga polisi terkena amarah mahasiswa. "Padahal polisi juga korban dari kenaikan harga BBM. Jangan lupa dalam rapat resmi di DPR, Pak Tanto (Kapolri Jenderal Pol Sutanto) mengatakan gaji polisi cuma cukup sampai 10 hari. Di atas tanggal 10 kadang-kadang pimpinan polisi membiarkan terjadinya pungli," papar Fahri. Menurut dia, kalau itu masalahnya dan itu dibiarkan terus menerus sampai sekarang, itu artinya polisi telah menjadi bagian masalah. Jangan kan polisi menghadapi mahasiswa, menghadapi yang lain juga akan repot. "Polisi pun dengan persoalan keluarganya, kenaikan harga BBM juga akan memukul keluarganya. Maka emosi polisi jangan-jangan lebih membludak daripada mahasiswa," pungkas Fahri.[L3] Dibaca: 71
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




beri komentar untuk artikel ini