Rabu, 07 Januari 2009
Kontroversi Adam Malik Agen CIA; Pejabat RI yang Jadi Intel Negara Lain Pengkhianat PDF Print E-mail
Chazizah Gusnita - detikNews (24 Nopember 2008)
Jakarta - Penyebutan eks Wakil Presiden RI Adam Malik sebagai agen CIA sungguh mengagetkan. Sebab siapa pun pemimpin negara atau kepala daerah bahkan anggota legislatif yang ketahuan menjadi kaki tangan intelijen negara lain merupakan pengkhianat bangsa. "Berkhianat karena merupakan intel negara lain. Tunduk dengan agenda bangsa lain," ujar anggota Komisi III DPR Fahri Hamzah kepada detikcom, Senin (24/11/2008).

Namun menurut Fahri, bukan berarti Adam Malik disebut pengkhianat karena bukti yang lengkap yang menyatakan pahlawan nasional itu menjadi agen CIA belum ditemukan. Pemerintah harus secepatnya melakukan klarifikasi. Tidak hanya sebagai pelurusan sejarah tapi juga pembelajaran terhadap pemilihan calon presiden dalam pemilu 2009 nantinya.

"Negara harus berhati-hati memilih pemimpin, legislatif, dan kepala daerah. Perlu ada syarat yang rumit bagi calon pemimpin nantinya. Harus ada identifikasi akurat tidak terlibat atau tidak dikategorikan sebagai pengkhianat," jelasnya.

Masyarakat, lanjut Fahri, juga harus berhati-hati memilih pemimpin. Jangan sampai ternyata pemimpin negara merupakan agen asing yang berkhianat terhadap cita-cita negara.

"Makanya pelurusan itu tadi diperlukan. Keluarga juga boleh ikut meluruskan," ujar politisi PKS ini.(gus/nrl)
Dibaca: 60

  beri komentar untuk artikel ini

Komentar Anda
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Judul:
Komentar:

Kode:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Cari Artikel