
| PKS Kecam Penertiban Pengemis dan Kaki Lima |
|
|
|
|
Febrianto - myRMnews (17 September 2008) Jakarta - Pemerintah seharusnya harus lebih rendah hati kepada pengemis dan pedagang makanan dipinggir jalan (kaki lima), karena kemiskinan bukan kemauan mereka tapi kegagalan pemerintah. Hal tersebut dinyatakan Wakil Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah kepada myRMnews, di Jakarta sore ini (Rabu, 17/9). Bahkan, lanjutnya, dalam suasana bulan ramadhan ini harus disadari suatu prinsip bahwa hukum tidak berlaku, jika negara gagal menegakkan tugas-tugas dasarnya. “Pengemis tidak boleh dihukum jika negara tidak bisa memberikan kesejahteraan,” tegasnya. Anggota Komisi III DPR ini juga mengkritik sikap dan prilaku aparat Pemda yang tidak rendah hati kepada pengemis, yang pada akhirnya menimbulkan serangkaian masalah. “Selain pembagian zakat di Pasuruan yang menghilangkan 21 nyawa. Akhir-akhir ini kita melihat anak-anak kecil itu ditangkap petugas Pemda dan dimasukkan ke mobil tahanan,” jelasnya. Ironinya, sambung Fachri, penertiban dan razia pengemis dan pedagang kecil atau kaki lima itu, dilakukan aparat atas nama Idul Fitri dan bulan puasa. “Saya kira pemda dan pemerintah pada umumnya harus bersikap wajar. Apa yang mereka lakukan atas nama ketertiban sudah melampuai batas,” tandasnya. [atm] Dibaca: 81
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




beri komentar untuk artikel ini