KULTWIT
You are here: Home » Kultwit » NYASAR, KPK NGURUSIN TIKET OLAHRAGA

NYASAR, KPK NGURUSIN TIKET OLAHRAGA

KPK tidak mau tertarik dengan gambar besar strategi pemberantasan korupsi sebagaimana mandat UU No. 30 tahun 2002.

Padahal UU itu sendiri tidak mau diubah.
Ini sudah 16 tahun.

Masak sih ada pekerjaan yang gak selesai?
Terus terang saya sudah tau jawabnya.

Bagaimana kita bisa menyelesaikan masalah kalau kita tidak punya gambar besarnya?

Ibarat kita mau masuk suatu wilayah, kan harus bawa peta. Kalau kita tidak bawa peta maka dijamin nyasar.

Tidak jelas mana pintu masuk dan keluar, akhirnya terjebak di dalam.

Maka, saya sampai pada kesimpulan bahwa KPK ini sudah nyasar.

Bahkan bingung mau bagaimana, sementara selama ini bermain di wilayah opini akhirnya hanya itu yang dijaga.

Hari-hari mencari sensasi baru tanpa harus menyelesaikan masalah.

Saya punya banyak sekali daftar masalah yang tidak jelas nasibnya di KPK tetapi mereka terus memproduksi masalah baru.

Yang kita anggap penting oleh KPK, dianggap gak penting dan sebaliknya.

Ini bom waktu. Akan ada titik jenuh yang dapat meledak suatu waktu.

Momen Pilpres yang penting malah di lewatkan.
Soal pembiayaan Pilpres dan Pileg tidak jadi perhatian. Padahal korupsi politik mulai dari pembiayaannya.

Eh malah sibuk urus tiket Asian games yang akhirnya dibantah pak JK. Aduh, untuk apa ada KPK?

Ini yang saya takutkan tentang keberadaan lembaga sampir atau State Auxiliary Body.

Ada kecenderungan untuk terus mencari alasan keberadaan. Padahal apa yang dikerjakan sudah keluar dari rencana awal. Wallahualam.

Twitter @Fahrihamzah 1-2/9/2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top