KULTWIT
You are here: Home » Kultwit » #SaveTenagaMedis (Kabar dari RS Fatmawati)

#SaveTenagaMedis (Kabar dari RS Fatmawati)

Mohon perhatian BNPB, Kemenkes RI, poster ini disampaikan oleh kolega saya di RS Fatmawati Jakarta. Mereka bikin iklan permohonan donasi APD (alat pelindung diri). Mereka khawatir kelangkaan APD akan menjadi bencana bagi petugas medis kita ke depan.

Hari-hari ke depan, dimana jumlah pasien yang baru mau mencapai puncak wabah mungkin dalam 2-4 minggu ini menurut perkiraan epidemiologi, sedangkan “amunisi” (baik itu berupa masker, APD, sanitizer, serta obat-obatan) sebagai tenaga medis dan paramedis sangat terbatas.

Karena keterbatasan supply dari pemerintah, sampai kita sendiri (di frontline) dituntut aktif untuk swadana, swadaya, serta kreatifitas sendiri membuat APD, masker pelindung, dll, yang notabene kemungkinan besar jauh dibawah kriteria standar perlindungan sesuai SOP-nya.

Kedepan kita akan dihadapkan dengan risiko penularan covid-19 kepada tenaga-tenaga medis, terutama di frontline.
Inilah bahaya jika “perang” yang dilakoni paramedik kita tidak dilengkapi dengan “persenjataan” yang memadai.
Saya sampaikan suara hati mereka.

Ini data per hari ini:
Jumlah total Pasien yg diduga covid19 yang dilayani di RS Fatmawati Jakarta Selatan semenjak ditunjuk jadi RS rujukan Corona virus per 23 Maret ada 93 orang.
Jumlah ODP 23 Maret : 12 orang
Jumlah PDP di Lantai 2 IGD per 24 Maret : 10 orang.

Jumlah rujukan lewat WA suspec covid19 masuk SPGDT 23 Maret : 78 kasus.
Diskusi pagi ini Tim medik Gercep ada 30 pasien dengan hasil : 8 pasien PDP yang tidak bisa masuk ke RSF karena fasilitas belum rampung.
Dan 22 orang yang masih stagnan di RS nya atau dipulangkan.

Sekedar meneruskan aspirasi kolega… terima kasih atas perhatian petugas.
#SaveTenagaMedis

Cc: BNPB, Kemenkes RI, Kemenkopmk, Anies Baswedan, Pemda DKI Jakarta.

Twitter @Fahrihamzah 24/3/2020
#SaveTenagaMed

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top